Description:Resep ini aku sertakan juga untuk MFM bulan ini yang bulan ini pindah ke dapurnya Stella. Resep Berbahasa Inggrisnya silakan lihat di
http://foodngarden.multiply.com/journal/item/234?mark_read=foodngarden:journal:234&replies_read=7atau
http://homemades.blogspot.comInfo lain:
Mendut: adalah sebutan yang populer untuk kue ini di Jawa Tengah. Perbedaan terletak pada bulatan lebih kecil dan berlainan warna, dibungkus daun (ditum) dan saus arehnya terbuat dari 250cc santan (bahan lain sama); lalu dikukus.
Kue Bugis: sebutan populer di masyarakat Betawi. Hanya terdiri dari 1 bulatan berwarna. Dengan saus areh seperti mendut, kue Bugis dibungkus mirip kerucut, lalu dikukus.
Sumber: Kue-Kue Tradisional. Yasaboga. PT. Gramedia Pustaka, Jakarta. Indonesia. 2007.
Ingredients:250g tepung ketan yang baru ditumbuk
50g tepung sagu
1 sdt air kapur sirih
pewarna hijau
1/4 sdt garam
Isi:
1/2 btr kelapa muda, parut memanjang
150g gula merah, iris tipis
100cc air
2 lbr daun pandan
1/8 sdt garam
Saus areh:
500cc santan dari 1 btr kelapa
1 sdt tepung beras
2 lbr daun pandan, sobek-sobek, buat simpul
1/8 sdt garam
Directions:Isi: campur semua bahan dan masak di atas api kecil, sambil diaduk sampai kering. Angkat, sisihkan, dinginkan.
Saus areh: campur semua bahan, masak dan aduk terus di atas api kecil sampai mendidih, angkat, sisihkan.
Bola-bola hijaunya: campur tepung ketan, tepung sagu, garam dan air kapur sirih, tuangi santan cair sedikit demi sedikit, beri air daun suji (di daftar bahan di atas tidak disebutkan daun suji tapi duan pandan, jadi aku pake daun pandan aja plus pasta pandan supaya warnanya hijau), uleni hingga adonan dapat dibentuk.
Ambil sedikit adonan, bulatkan dahulu lalu pipihkan, baru diberi adonan isi, ditutup dan dibulatkan kembali (sebesar telur ayam kampung--gede juga ya! Sementara aku bikinnya sebesar kelereng).
Rebus bulatan tersebut dalam air mendidih hingga matang dan terapung, tiriskan.
Masukkan dalam saus areh, hidangkan.