arfi's posts with tag: events
 | Category: | | Breakfast & Brunch | | Servings: | | 4-6 yang gede, sekitar 12-15 yang kecil-kecil |
Description: Udah mepet deadline MFM#8 yang bulan ini diselenggarakan di dapurnya dik Haley dengan tema jagung, jagung belum juga ditanam di kebun, dan kami masih memanfaatkan jagung beku hasil panen tahun kemaren. Kebetulan aku baru bikin roast mutton hasil sembelihan kangmas tempo hari hasil beliau belajar menyembelih hewan dengan cara halal, jadi ya sekalian aja dimanfaatin untuk MFM. Kalau makan malam dengan roast, aku mengikuti tradisi NZ, yaitu dengan roast umbi-umbian macam kentang, ubi jalar, dan labu. Semua dari kebun, ditambah dengan greens (lalaban atau sayuran yang baik dikukus maupun direbus-tapi aku lebih suka dikukus) atau salad. Kemaren aku sertakan jagung rebus juga. Di sini kalau rebus jagung ga sampai berjam-jam, bahkan cuma 5 menit udah. Jadi hasilnya masih crunchy dan juicy banget. Entah karena nanem sendiri yang memanennya juga ga sampai starchy atau karena faktor lain aku sendiri ga tahu yang jelas aku suka dengan cara ini. Ini hasil ramuan saat mengelola sisa roast. Biasanya memang suka aku bikin samosa atau suka aku mince dan juga dijadiin isian untuk filo atau flaky pastry. Ini sumbanganku untuk MFM #8.
Ingredients: Samosa Pastry 465g tepung terigu, ayak, 1 sdt baking powder, 1 sdt (boleh lebih kalo suka lebih gurih) garam, 110g mentega leleh, 125g yogurt (tanpa tambahan rasa atau jangan gunakan yang manis)
Isiannya: Karena memanfaatkan sisa, jadi aku cuma pakai sisa umbi2an yang sudah dimasak, tapi temen-temen bisa pakai kacang polong, sultana, daun ketumbar, daun bawang, dll deh variasinya yang disukai. Karena kangmas ga suka sultana ya aku ga pake. Menurut aku isian samosa ga perlu terlalu berat atau terlalu basah, karena akan membuat pastry menghisap bahan cairan yang ada di isian sehingga pastry jadi soggy atau lembek.
2 cup daging kambing masak, suwir atau potong dadu, sayuran (di sini aku ada jagung, wortel dan kentang yang semua aku cincang), 2 shallots, cincang (kalo pake bawang Indonesia pake 4-5 siung lah kira-kira), 2 siung baput, cincang (3-4 siung baput Indonesia), 2 sdt curry powder (atau 1 sdt aja kalo pake yang hot powder), garam, gula, 2 sdt jahe serut, 2 sdt bubuk jinten, 50g mentega untuk menumis
Directions: Samosa Pastry
Campur tepung, baking powder, dan garam hingga rata. Buat lubang di tengah2nya, lalu masukkan mentega leleh, yogurt dan 185cc air. Aduk semua bahan pakai pisau tumpul (gunakan punggungnya) sampai tercampur rata. Letakkan ke atas meja yang sudah ditawuri tepung terigu, lalu kumpulkan hingga membentuk bola besar (adonan jangan diremas, nanti jadi keras hasilnya). Giling setipis yang diinginkan, lalu isi dengan isian. Sapukan pinggiran samosa pastry dengan air atau kuning telur yang dicampur dengan air, lalu lipat membentuk segitiga. Olesi permukaan samosa dengan kuning telur. Panggang suhu 200C hingga kecoklatan. Sajikan dengan yogurt dan salad.
Isiannya:
Lelehkan mentega lalu masukkan cincangan bamer dan baput, tumis hingga harum. Masukkan bumbu bubuk dan jahe, tumis hingga harum. Masukkan bahan-bahan lainnya, tumis hingga tercampur rata. Ga perlu lama masaknya soalnya kan semua pakai bahan yang udah matang. Tambahkan garam dan gula. Lalu isikan ke atas samosa pastry. 
Meriah banget di sidebar ada Mbak Litha, Nining, dsb. Aku ga bisa sebut satu-satu.
Met Ultah, semoga Panjang Umur, selalu diberi rahmat dan hidayah oleh Allah SWT. amiiinnn.
Mbak Litha, aku ga bisa kasih cake, aku persembahkan bunga aja untuk mbak dan temen-temen ya.
HUGS BEAT HUGS.
 |  | Hari Minggu kemarin kami mendapat kunjungan dari teman-teman di North Shore, Auckland. Critanya sih pada mau metik nashi pears dan piknik di rumah. Ivonne bawa nasi kuning ayam, Mbak Titiek bawa mie bihun goreng, tahu goreng. Ini ronde pertama, sodara-sodara. Ronde kedua, rombongan Mbak Rina dan Mbak Elly yang bawa lado udang (sedepnyaaaa!!), dan nasi krawu. Aku sendiri bikin desserts aja. Alhamdulillah semua suka. Mas Sis yang ga bisa makan manis bisa menikmati foccaccia-ku. Mbak Titiek, resepnya entar yaaa!!
Aku sangat bersyukur ada orang-orang yang baik. Mbak Titiek bawain aku oleh-oleh bahan-bahan masakan made in Indonesia, juga Fera (http://ferafreeman.multiply.com) bawain aku kroket. Makasih ya semua, aku sangat terharu. Kapan-kapan main lagi, bawa tenda sekalian tofu shopnya yaaa hehehehe!!!
Oh iya yang belum kenal, itu yang baju merah the one and only Mbak Titiek yang cerah ceria. Yang pake jilbab itu Ivonne. Yang lagi dibalut tangannya itu Mbak Elly. Yang cantik manis berambut sebahu itu Mbak Rina.
Hugs to you all!! |
Helloooooooo, Iowa!!!  Yes, it's from Sally of Tip of the Iceberg. How I was very delighted to receive it this morning. The cows look cute plus the kissy lips in between.  Thank you, Sally! Happy Valentine's Day to you, too! And, one day you're traveling down here, make sure you have plenty of time to visit me at the farm, ey? Thank you to Meeta of What's For Lunch, Honey who's organizing this event for all of us. Cheers!
Dapat email dari Pim beberapa waktu yang lalu tentang foodbloggers fundraising untuk UNICHEF dan dapat info untuk region Asia-Pasifik di-hosting sama Helen. Setelah kontak Helen, aku mau donate satu cookbook karangan Peta Mathias. Temen-temen yang mau menyumbang, dan ingin tahu tata-cara-nya silakan kontak Helen ya! Cheers! Arfi B
| |