arfi's posts with tag: fotografi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag fotografi
Khusus untuk Lia. Sekalian buat temen-temen yang ngakunya kalo pake kamera saku ga sebagus foto-foto yang dihasilkan lewat kamera DSLR. Memang barangkali untuk beberapa hal ada setting2 khusus yang DSLR lebih mumpuni daripada kamera saku, tapi kamera saku itu bisa kok dipake semaksimal mungkin. Tergantung dari kita sejauh mana menguasai setting di kamera tersebut lewat trial and error dan banyak praktek. Jugaaaaaaa ga malu buat bertanya sama yang udah profesional.

Dulu, aku selalu konsultasi sama bang Andi Lubis yang fotonya pernah dilelang di Amerika dan laku 5.000 US dolar! Tanyain deh sama bang Andi kalo aku termasuk orang yang cerewet tanya ini itu. Toh pada akhirnya kan dapat ilmu hehehe...

Aku ingat kata bang Andi kalo kita perlu menguasai dan tahu fungsi-fungsi setting di kamera masing-masing. Sama kayak ngerti fungsi-fungsi oven deh. Kalo ketinggian settingnya bakal cepat hangus, kalo kerendahan settingnya bakal luamaaaaaaaaa! Nah, gitu juga sama fungsi-fungsi di kamera. Kudu dikenali satu-satu, biar tahu which is which dan tahu yang mana untuk apa. Gitu. Buku Manual itu penting untuk dibaca sekalian dipraktekkin. Kan kalo terbentur, bisa baca-baca lagi. Juga artikel-artikel di internet banyaaaaak yang mengupas tentang kamera juga teknik-teknik memotret.

Kemaren itu aku janjian sama Lia untuk sama-sama memotret benda untuk mengetahui depth of field (DOF) memakai kamera saku. Lia baru aja beli Canon G9 dan aku pake kamera sakuku yang lama Canon PowerShot A520, jauuuuuhhh jadoel ketimbang G9-nya Lia.

Oke deh. Karena kacamataku sudah selesai dan aku punya waktu luang yang banyak di wiken panjang ini, sekalian lagi panen jamur, aku coba abadikan jamur memakai kamera saku dan Canon 400D-ku dengan lensa standard EF S 18-55mm saja.

Jamur memakai kamera saku

yang ini aku cuma aku touching up pake brightness-contrast saja dan menambah text.

yang ini aku tambahin sedikit hue 'red', brightness-contrast dan text


Jamur memakai SLR

yang ini sengaja aku ambil fokusnya di tengah, just for a change.
hanya ditambah text.

Aku ga punya lensa macro tetapi lensa standard aja bisa kok mencapai hasil DOF yang maksimal.

Oh ya, jangan lupa ya temen-temen kalo punya buku yang masih bagus dan layak untuk dilelang bisa difoto dan data-datanya diimelkan ke alamatku, untuk membantu anak-anak penderita kanker di YKAKI. Selengkapnya ada di sini.

Selamat Berkarya!!

Blog EntryMoto Sambil Momong? Apr 23, '08 6:55 PM
for everyone

Dito... eh Dita ngumumin acara ini nih. Emak-emak nyang doyan jepret-jepretin foto makanan diundang buat ngeramein acara sharing gimana caranya kita bagi waktu (nyuri2 waktu tepatnya) buat bisa ngabadiin makanan yang udah kita masak supaya indah dilihat dan menggugah selera.


Aku ikutan acara ini karena food photography sudah menjadi hobi yang lengket banget hubungannya sama sak masak dan king baking. Acara pameran yang positif kok, toh bukan pameran harta, lebih pada memamerkan hasil karya dan passion di dunia food photography. Selain itu, sebagai seorang ibu yang menyekolahkan anaknya di rumah (home-schooling), merangkap sebagai tukang masak, tukang ngepel, tukang nyapu, tukang nyuci, tukang nyetrika, dan tukang kebun, kegiatan pret jepret memberi satu asupan nutrisi baru untuk kegiatan yang betul-betul digemari, ga sekedar a mundane task.


Gimana solusinya bisa pret jepret dengan tenang? Ga mungkiiiin! Kecuali kalo para rugrats ini dimomong sama neneknya. Itulah beruntungnya tinggal di dekat mertua, apalagi anak-anak suka banget berkunjung ke rumah neneknya dan mum sendiri suka dikunjungi sama anak-anak. Klop! Kalaupun anak-anak di rumah, mereka lebih sering 'keluar' arena pemotretanku. Sesekali mereka suka menonton gayaku pret jepret trus dipraktekkin sendiri di lain waktu. Beo emang keduanya.


Aku sih ikut kata mereka aja sih. Kalo mood mereka lagi bagus, ya aku bilang mau motret 15 menitan deh, ntar baru main sama-sama lagi. Mereka ngerti kok. Kasih ancer-ancer begitu pasti mereka mau menunggu. Tapi emang harus ditepati kalo ga, bisa ngamuk tuh. Toh aku juga ga mau mengajarkan mereka bohong atau praktek lip-service. Kalo 15 menit ya 15 menit.


Kadang-kadang mereka suka mau ikutan tapi bukan nulungin melainkan minta dipotret. Mayan juga sih, kalo lagi pada mau, seneng aja motretin keduanya hehehe... Ada kalanya mereka lagi ga enak badan sementara aku udah masak, mau diotret dan mereka rewel. 15 menit juga ga mau, diiming2in ini itu ga mau. Ya sutra, makanannya habis tanpa diabadikan. Trus ntar lupa. Jadilah ga ikutan event. Moodnya dah ilang. Tapi kan anak-anak seneng hehehe...


Aku memang ga mengejar deadline tertentu. Kalo mau ikut event, udah dipikirin jauh-jauh hari, kapan akan dibikin dan mampu ga akunya. Aku ga bisa khusus belanja cuma untuk satu event yang diikuti dadakan, soalnya di deket2 sini mana ada warung, mak! Kota terdekat kan 25 menitan, mood motonya kudu ilang sebelum nyampe.


Untuk prop aku banyak menggunakan apa yang aku punya aja. Emang suka niat mau beli khusus untuk photography tapi belum lah untuk saat ini baru 2 set piring dan mangkuk aja khusus untuk photography, selebihnya alat-alat dipakai sehari-hari. Makanya jangan heran kalo dari satu foto ke foto lainnya propnya ga ganti-ganti. Ye emang cuma ada barangnya itu doang kok.


Pengen sih spt mak Dita, Susan atau Rita nyang propnya pada warna warni. Untuk tahun ini aku cuma pengen nambah lensa aja buat nunjang sharpness dan fokus. Aku suka foto-foto yang ketajamannya mampu menguak tabir si makanan tersebut. Tambahan prop barangkali bisa sedikit-sedikit deh dibeli sesuai budget dan keinginan. Seringkali udah beli sesuatu yang bagus tapi ga sesuai sama makanan yang dimasak, alhasil nongrong aja di lemari.


Ini sebagian hasil karyaku dari setting di atas dengan obyek tutaekuri sebagai salah satu jenis kentang Maori yang baru dipanen dari kebun . Selamat menikmati!






Blog Entry[Foto] Mutiara Alam #2Apr 9, '08 9:14 PM
for everyone

These are more dews I captured from the latest rain we'd had. Their drops were received gracefully by the cob web which are woven the very greatest pearls in the world. And they're inexpensive!!

Have fun!

Blog Entry[Foto] Mutiara Alam #1Apr 5, '08 12:23 AM
for everyone
Sehabis hujan, saya langsung keluar rumah, karena saya sudah memimpikan untuk mengabadikan mutiara-mutiara alam yang jatuh dari langit terperangkap dan menghiasi sarang laba-laba. Mulai minggu ini aku akan upload beberapa foto yang sudah melewati masa penggodokan seperlunya, meskipun hanya menaikkan dan menurunkan kontras, karena selebihnya saya masih awam dengan manipulasi foto dan tidak terlalu suka mengubah ini itu.




Selamat menikmati!



Blog EntryFoto Eksperimen dengan TelurMar 20, '08 1:00 AM
for everyone
Masih suka dengan low light, saya mencoba mengabadikan keindahan telur. Sebelumnya saya tidak terlalu memusingkan tatanan yang bagus untuk setting sebuah telur, tapi setelah dipikir-pikir, telur itu punya keindahan tersendiri ya?

Tadinya saya ingin merekam situasi saat anak ayam baru menetas karena kami punya incubator untuk menetaskan anak-anak ayam yang kemudian dijual buat penghasilan tambahan. Tapi mustahil karena anak ayam saat menetas memerlukan suhu yang lebih hangat dari suhu di luar dan suhunya harus konstan. Daripada membahayakan kestabilan dan kesehatan si baby chick, ya sudahlah saya mencoba mengabadikan telur utuh dan yang sudah dipecah.

Karena masih menyukai setting low light dengan cahaya dari jendela (masih modal dengkul), dari 180 shots dengan 2 kali styling, saya cukup puas dengan beberapa foto ini (seperti biasa hasilnya dapat dilihat di http://flickr.com/photos/homemades/).

Untuk foto di atas, kebetulan ada bulu ayam yang nyelip di antara jerami di dalam keranjang telur. Biasanya anak-anak yang suka ngumpulin bulu ayam. Ada kesempatan ini saya pikir ada unsur perbandingan telur dengan bulu ayam: keras dan lembut.

Untuk foto di sebelah kiri ini yang paling saya sukai dari seri yang saya upload hari ini. Saya tidak menggunakan reflector dan like I said, I only use natural light. Settingnya cloudy karena hari ini mendung tak berarti hujan, bow! Ya seperti inilah jadinya.


Silakan kritikannya.



Blog EntryFoto Eksperimen dengan Kacang Merah dkkMar 10, '08 2:05 AM
for everyone
Lagi, hasil eksperimen. Waktu lempar-lemparan comment sama skrockodile di flickr, blio sempat comment di fotoku, dan sempat terpikir olehku untuk eksplorasi beans, membongkar sisi lain beans, atau mengoperasi strukturnya. Khayalan tinggi barangkali, tapi layak dicoba, sekalian belajar gimana caranya mewakili obyek untuk tampil maksimal di foto.

Foto di atas aku letakkan di mangkuk yang serupa, loyang hasil order bang Edi di Pasar Ikannya mbak Ine hehehe... Talenannya itu hasil bikinan kangmas, menggunakan kayu tebangan dari hutan di belakang rumah. Jadi natural, cuma sayangnya ketumpahan tinta. Tapi kayaknya justru menambah kesan 'tua' pada kayunya. Sedangkan foto di bawah merupakan variasi lain dari foto yang saya upload sebelumnya.

Eksperimen beans menggunakan sendok juga, silakan ngintip di lembaran eksperimen saya di flickr ya.

As seen on http://www.flickr.com/photos/homemades/

Silakan kritikannya. Makasih.


Hari Minggu, lazy, panjang waktunya buat eksperimen karena ga terlibat dalam home-schooling. Penasaran mencoba bereksperimen dengan cipratan air. Ga gampang, apalagi karena modalnya modal dengkul hihihi... Saya ga punya studio canggih dan peralatan lainnya, tripod pun ga punya. Jadi ini hasil jepretan amatiran banget yang ga cukup modal. Ya lumayanlah buat belajar-belajar dulu pengalaman pahit, ya ngga?

Foto di atas hanyalah satu dari sekian ratus jepretan dan sekian ratus kali mengelap meja. Dari foto-foto yang saya upload di flickr (silakan lihat di sini dan di sini) cuma satu ini yang less-grainy. Saya lupa memasang ISO menyesuaikan dengan WB-nya. Untuk TV sendiri saya juga ga mencatat, cuma yang saya ingat, saya melakukan eksperimen dari TV 350, 450, dan 500.

Cobain deh yang penasaran, nanti tolong ajari saya ya! hehehe silakan kritikannya. Makasih.


Penasaran dengan memfoto di ruangan yang gelap dengan teknik minimalis, Jumat kemaren aku sengaja beli piring hitam (belinya cuma satu hahaha!) dengan dekor minim. Susah juga ya nyari piring hitam polos. Tapi dengan corak minimalis seperti ini aku rasa cocok untuk eksplorasi the dark side.

Ga gampang ternyata. Aku musti bolak-balik mencoba speed lalu WB, putar arah dsb. Karena lampunya menggunakan fluroscent (sp?) yang menclok di langit-langit, otomatis dapat cahayanya dari atas saja. Cahaya redup lainnya di dapat dari sisi kanan depan arah dapur yang juga menggunakan jenis bola lampu yang sama. Dari 100 shots, cuma dua ini yang menurutku lebih dekat dengan bayangan di benakku.



Silakan kritikannya. Makasih. As seen on http://www.flickr.com/photos/homemades/

Blog EntryFoto Eksperimen dengan Coklat: Get Messy!!Feb 24, '08 9:03 PM
for everyone
Tema coklat untuk Food Challenge pertama KBB di Flickr menurutku bakalan mampu menggali kreatifitas temen-temen. Karena coklat termasuk makanan yang paling diakrabi oleh para bakers, toh? Ternyata menggauli coklat lewat fotografi ga gampang.


Ide-ide yang masuk masih seputar coklat cake atau biskuit. Sementara banyak sekali sebetulnya kreativitas yang bisa digali dari sebatang coklat. Untuk coklat block di atas sengaja aku lelehkan sebagian di atas api. Kerangka idenya sih untuk memunculkan dimensi leleh dan solid.


Ide untuk menuang coklat krim (ganache) di atas cupcake: menangkap aliran coklat. Aku ga puas dengan hasil yang ini. Terlalu banyak distraction.


Lalu obrak-abrik dapur di sela-sela morning tea dan break dari home-school. Kebetulan hari Jumat kemaren aku hunting mangkuk kecil untuk wadah sambal. Aku pikir dari bentuknya yang unik, cukup bagus untuk 'menemani' style coklat. Aku cukup puas.


Terakhir eksperimen dengan sendok.

(Seperti yang terlihat di http://www.flickr.com/photos/homemades/)

Silakan kritikannya, baik pedas maupun manis hihihi... no hard feeling. I have a big heart for constructive comments.

Cheers.







LinkMichael RayFeb 24, '08 12:48 AM
for everyone
Link: http://www.foodportfolio.com/

This is my favourite food photographer so far. I learn much from him.

Blog EntryFoto Eksperimen dengan Permen Warna-WarniFeb 20, '08 12:22 AM
for everyone
Di KBB flickr lagi pada mabok coklat. Temen-temen lagi semangat ngerjain proyek Food Photography Challenge #1: Coklat. Pada ngiler ga sih?

Beberapa bulan yang lalu aku terpana dengan fotonya Tim Broyer yang memenangkan Click:Nuts. Iya lah dia kan fotografer komersial yang notabene alat-alatnya lengkap bangets! Dia memperlihatkan cara dia memotret walnut yang guratan-guratannya ketangkep banget. Yang pasti dia pake lensa khusus macro. Aku ga punya lensa macro jadi cuma mengandalkan fungsi close-up di kamera dengan lensa standard.

Foto yang ini mengikuti jejaknya Tim, yaitu dengan menyelimuti kertas tipis di sekeliling mangkuk, lalu jepret pakai flash. Biasanya kalo jepret pake flash, pantulannya suka keras dan warnanya suka 'ilang' dan menimbulkan bayangan yang hitam. Memakai cara Tim ini ternyata ampuh juga.


Secara pribadi, aku suka sekali dengan hasil foto yang minimalis tapi maksimal. Ga suka lihat style yang keroyokan, kesannya 'maruk'. Dari sekian jepretan yang aku hasilkan untuk eksperimen kali ini aku cukup senang dengan hasil foto di bawah ini.




Mengambil foto ini cuma mengandalkan alat-alat dari dapur dan tidak menggunakan lampu studio. Untuk foto-foto lainnya silakan saja intip lembaran fotoku di flickr:

http://www.flickr.com/photos/homemades/

Silakan kritikannya.




© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 sonnenvogel.com All rights reserved.