Rosemary [
rosmarinus
officialis] sudah sejak dahulu dikenal sebagai tanaman herbal dan
medicinal, selain juga digunakan untuk produk kosmetik atau parfum
dan populer di dalam dunia kuliner, biblical, literary, juga sebagai
simbolis-simbolis tertentu. Pada saat upacara ritual jaman dahulu,
rosemary sering digunakan sebagai pengganti dupa yang pada saat itu
sangat mahal. Salah satu nama panggilan untuk tanaman ini adalah
incense, dan bahasa Perancis kuno menyebutnya sebagai
incensier [
Cooking With Herbs.
Penny Oliver.
Robert Hale & Company. 1968).
Para herbalis menggunakan daun
rosemary untuk pengobatan alternatif yang mengandung zat-zat
antispasmodic dan membantu mengendurkan otot-otot pencernaan,
serta digunakan untuk merawat otot-otot yang sakit. Rosemary juga
diyakini dapat merangsang sistem pernapasan dan syaraf berfungsi
sebagai antidepressant. Selain itu, rosemary juga mengandung
zat-zat antibakteri dan antijamur.
Tanaman ini termasuk jenis evergreen
dan akan tumbuh hingga 1.5-2 meter tingginya. Bentuk daunnya sangat
sempit, oval kecil, berujung runcing, dengan warna hijau gelap di
atasnya dan keabuan di bawah daun. Bunga berwarna ungu pucat hingga
biru gelap, yang akan muncul saat Musim Semi hingga pertengahan Musim
Panas.
Tempat tumbuh: Rosemary dapat
tumbuh di tanah-tanah yang gembur dan subur, di tempat-tempat yang
banyak mendapat sinar matahari meskipun terlindung dari tanaman
lainnya. Tanaman ini juga bisa toleransi dengan udara yang mengandung
garam (seperti di daerah pantai, misalnya). Di tempat-tempat yang
beriklim sangat dingin, rosemary tidak dapat tumbuh sempurna, karena
memang termasuk tanaman half-hardy, jadi disarankan untuk
memberlakukan rosemary sebagai tanaman musiman yang harus dilindungi
dari hawa Musim Dingin.
Cara tanam: Saat kami pindah ke
Onewhero, kami hanya punya satu pohon rosemary yang sudah tua,
artinya sudah mulai membentuk semak. Karena saya ingin melestarikan
dan memperbanyak pohon untuk kebutuhan dapur di kemudian hari, saya
mulai memotong beberapa dahan saat pruning, dan
ranting-ranting yang masih muda saya tanam. Akhirnya sekarang saya
punya tiga pohon utama.
Rosemary dapat ditanam melalui stek
ranting muda, atau dengan cara layering. Yang harus
diperhatikan adalah media tanamnya selama pertumbuhan. Tanaman ini
termasuk relatif mudah untuk diperbanyak, karena kalau media tanamnya
penuh dengan mikroorganisme dan lembab, tanaman ini akan cepat
berakar. Kalau ingin lebih yakin akan prosentase kesuksesan
memperbanyak tanaman, celupkan ujung ranting ke dalam rooting
hormone, lalu tanam. Tanaman muda sangat gampang ditemukan di
nurseries atau garden centres.
Kalau ingin memperbanyak sendiri,
carilah ranting yang masih muda, lalu tanam ke dalam media tanam yang
sudah disiapkan. Jangan lupa untuk selalu menyiram media tanam saat
tanaman masih dalam saat pertumbuhan. Saya sering hanya menanamnya di
kebun herbs saya, yang kemudian saya pindahkan ke tempat-tempat
lainnya saat sudah tumbuh.
Cara tanam lain adalah melalui benih
yang dapat dibeli dari nurseries atau garden centres. Taburkan benih
di atas seeding tray. Jaga kelembaban tanah. Pindahkan saat
tanaman sudah mulai besar.
Tips:
Herbs Vinegar: Saya membuat
rosemary vinegar untuk kado natal atau teman yang sedang berulang
tahun atau sekedar sebagai buah tangan saat berkunjung ke rumah
teman. Membuatnya sangat mudah. Pakailah cider vinegar atau
white vinegar sebagai bahan dasar. Siapkan botol yang sudah
disteril. Masukkan rosemary yang sudah dicuci dan dilap kering pakai
paper towel. Tuangkan cuka ke dalam botol, lalu tutup dan sisihkan
hingga sekitar 3 minggu supaya aromanya nempel. Atau kalau sebagai
hadiah, berikan saja dengan botolnya. Gampang kan?
Roast Chicken, Lamb, Mutton:
Untuk 1 kg daging, saya biasanya menggunakan 2 tangkai rosemary (plus
2 tangkai lagi untuk dimasukkan ke dalam rongga perut ayam dan di
sela2 potongan leher dan dada atas berikut crushed garlic), 6-10
bawang putih (tergantung dengan ukuran per-siung), lada hitam utuh,
garam, dan olive oil. Semua bahan dicampur jadi satu. Lalu
diurut-urut ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama 1 jam atau
semalaman. Kalau mau lebih gurih, rendam dengan kaldu ayam segar,
kira-kira 1 cup saja. Tapi setiap 3-4 jam sekali dagingnya dibalik,
supaya bumbu merata hingga ke dalam daging. Saya selalu menggunakan
lada utuh yang siap digiling. Bumbu yang udah bubuk biasanya tidak
terlalu banyak aromanya.
Kentang Panggang: Untuk
memperoleh kentang yang renyah dan harum, saya pakai rosemary yang
sudah dicincang halus, ditaburkan di atas kentang yang sudah
dibersihkan dan dilumuri minyak. Saya tidak mengupas kulit kentang
untuk menjaga terlalu banyaknya vitamin yang hilang. Karena
kentangnya hasil kebun sendiri, saya tidak kuatir akan keorganik-an
kentang2. Kalau beli di pasar, jangan lupa cuci sebersih-bersihnya,
untuk menghilangkan semua obat2an kimia. Kentang panggang juga lebih
sehat karena cara memasaknya tidak banyak memakai minyak. Saya juga
membuat chips dengan cara memanggang dan menaburi cincangan
rosemary atau thyme.
Membuat fondant kentang ala Gordon
Ramsay juga memakai rosemary dan thyme dijamin enak. Pakai saja
mentega asin, lelehkan di atas wajan datar. Tunggu sampai mentega
berbuih, lalu masukkan kentang yang sudah dikupas dan dibelah
besar-besar atau chunky. Tambahkan tangkai rosemary dan thyme.
Taburi lada hitam (freshly cracked). Masak hingga kentang
berubah warna menjadi kecoklatan. Balik dan masak sisi lainnya. Lalu
panggang sebentar hingga matang.
Rosemary Kering: Rosemary
termasuk salah satu jenis tanaman herbal yang bisa dikeringkan.
Caranya, gunting ranting-ranting yang akan dikeringkan. Lolosi
daun-daun di bagian bawah ranting yang akan diikat, supaya tidak
terjadi penjamuran. Letakkan di tempat yang tidak terkena sinar
matahari langsung namun hangat. Jangan disimpan di tempat yang lembab
karena akan menyebabkan penjamuran, daun akan layu dan tidak
beraroma. Ciri daun yang berhasil dikeringkan yaitu daun tetap
mempertahankan warnanya, namun lebih garing dan gampang diremukkan.